karnaval4

DSC_0066 DSC_0061 DSC_0062 DSC_0063 DSC_0064 DSC_0065

Iklan
Ditulis dalam #kliksajaanas, lainnya

karnaval3

DSC_0997

Ditulis dalam #kliksajaanas

karnaval2

DSC_0005

Ditulis dalam #kliksajaanas, lainnya

Karnaval

DSC_0075

Ditulis dalam #kliksajaanas, lainnya

Bekerja Untuk Mencari Nafkah


Kenapa kita bekerja ? Kalau semua sudah kita dapatkan ! Hanya sebagian orang berpikiran sempit bekerja tak mengharapkan imbalan. Kalau punya sumua yang kita harapkan buat apa kita capek banting tulang untuk mencari nafkah.

Semua ada maksudnya apakah negatif atau positif tergantung kita yang memilih. Berdo’apun pasti kita minta ampunan kepada Tuhan Yang Maha Esa, hanya orang bodoh berdo’a tak mengharapkan ampunan atas dosa yang kita perbuat, baik disengaja maupun tak disengaja.

Kita punya uang bahkan kita punya segalanya dan masih bekerja pasti ada tujuan di balik itu semua. Orang kaya raya dan punya harta benda semuanya dibandingkan dengan orang miskin yang sama sama bekerja pasti beda, orang miskin bekerja untuk menghidupi keluarga namun orang kaya bekerja untuk kesenangan.

Jadi… Apapun pekerjaannya dengan saling menghargai akan lebih solid akan lebih mudah dalam mencapai susuatu hal. Sudah bekerja, tak diberi upah apakah mungkin pekerjaannya sempurna? Bagaimana orang akan spai tujuan tampa di kasih makan, tanpa di kasih uang bensin, tanpa di kasih honor ?

Realita dilapangan berbeda dengan apa yang di teorikan.

Ditulis dalam #kliksajaanas, kehidupan

Menulis Sebuah Karangan Pelajaran Membosankan ?

Sewaktu masih duduk di bangku sekolah, tingkat SLTA ada pelarajan bahasa indonesia. Pelajaran tersebut ada bagian saat menulis sebuah cerita karangan, disini dituntut untuk menuangkan ide sebuah cerita bisa fiksi maupun non fiksi ataupun pengalaman pribadi. Sering dialami ketika akan menulis, bahkan membuat judul mengalami kesulitan. Nah, kita bahas tentang menuangkan sebuah cerita atau narasi ke dalam tulisan.

Awalnya kita harus menentukan judul untuk membatasi tulisan agar tidak melebar. Judul ? bagaimana menentukan judul ? Apa yang harus dibuat judul ? Hem…. Hal ini sering terjadi setiap penulis, sering ditemui pada pertama kali menulis, bahkan walau sudah sering menulis ide akan menuangkan tulisan terkadang bingung. Inilah jawabannya.

Pertama kita tidak perlu bertanya dalam menentukan judul, apa yang muncul pada pikiran kita itulah yang kita tentukan judul. Bisa berupa pertanyaan maupun terdiri dari kalimat. Akan memudahkan kita tulis apa yang ada di benak kita supaya tidak lupa nantinya dalam menulis. Sebagai contoh saat ini penulis mempunyai ide “susah menulis karena menulis pekerjaan membosankan” atau “mengarang merupakan pelajaran membosankan di waktu slta” mungkin “susah saat pertama kali menulis pada masa slta” namun yang terjadi penulis mengganti judul dengan judul bertanya.

Kedua setelah kita merubah beberapa kali judul di sebuah tulisan dicari kata yang menjadi menarik hingga pembaca akan merasa penasaran, namun hati-hati dalam membuat judul menggunakan kalimat pertanyaan. Perlu dipertimbangkan kembali dalam membuat judul menggunakan kalimat pertanyaan, bukan susah namun perlu ketelitian dan kecermatan untuk menyesuikan pantas atau kurang menggigit kalimat tersebut.

Ketiga kita mulai dengan dibaca dan dipahami berulang-ulang dalam menulis pada kalimat pembuka. Kalimat ini merupakan sebagai kalimat yang membuat pembaca menjadi tertarik dan jatuh cinta. Eeeiiittt….. Disini tak perlu khawatir terjebak dengan judul tentunya sudah ada batasan hingga kita dapat merangkai kata-kata dan dijadikan sebuah kalimat hingga menjadi satu paragraph. Nah, mudah kan ? ayo mulai dari saat ini juga kita belajar menulis, anggap saja kita tulis sebuah cerita hidup kita yang disebut “Diary” atau tulisan pribadi.

Yang keempat setelah membuat kalimat pembuka atau paragraph pertama dibaca kembali kalimatnya agar tidak melebar keluat dari konteks judul. Mudah kan ? menulis karangan sebetulnya tidak membosankan namum justru dengan menulis kita dapat mengingat dan mulai berfikir menggunakan otak untuk mengasah kemampuan dalam menuangkan ide, namun ide yang kita tuangkan dalam bentuk tulisan sebagai karya kita sendiri.

Menyenangkan kah ? Mulailah dengan hal yang kecil dan yang dianggap ringan terlebih dahulu, untuk mendapatkan sesuatu yang besar. Semoga tulisan ini bisa menjadi inspirasi kepada calon-calon penulis di masa mendatang, jangan berhenti belajar dan teruslah membaca agar dapat menemukan bentuk serta keunikan setiap tulisan. Karena penting ketika akan menentukan ide dengan informasi melalui membaca dalam berkreasi dengan gaya tulisan diri sendiri. Diperlukan dalam menjadi acuan untuk menuangkan seluruh ide adalah reverensi dari sumber.

Selamat menulis, Semoga sukses….

Ditulis dalam #kliksajaanas, lainnya

Dr. Zakir Naik Akan Datang Ke Yogyakarta – Indonesia

SIAPA yang tidak kenal Dr. Zakir Naik? Seorang ulama India, penulis dan da’i ahli perbandingan agama yang kerap menyampaikan dakwah lewat debat dan ceramah di seluruh dunia.

Disarikan dari wikipedia, nama lengkapnya adalah Zakir Abdul Karim terlahir pada 18 Oktober, 1965 di Mumbai (Bombay pada waktu itu).

Secara profesi, ia adalah seorang dokter medis, memperoleh gelar Bachelor of Medicine and Surgery (MBBS) dari Maharashtra, tapi sejak 1991 ia telah menjadi seorang ulama yang berkecimpung dalam dakwah Islam dan perbandingan agama.

Ia menyatakan bahwa tujuannya ialah membangkitkan kembali dasar-dasar penting Islam yang kebanyakan remaja Muslim tidak menyadarinya atau sedikit memahaminya dalam konteks modernitas.

Zakir Naik adalah pendiri dan presiden Islamic Research Foundation (IRF) sebuah organisasi nirlaba yang memiliki dan menyiarkan jaringan saluran TV gratis, Peace TV dari Mumbai, India.

Jika kita melihat tayangan video di Youtube, debat dan cermah Dr. Naik seringkali dihadiri oleh ribuan jamaah. tidak hanya hanya orang Islam saja juga oleh kristen, hindu, budha, bahkan ateisme yang kerap kali menjadi jamaah dan mengambil kesampatan pada sesi tanya-jawab.

Ketika diberi pertanyaan yang tak jarang menentang Islam, ia selalu mengawali jawabannya dengan memuji pertanyaan yang dilontarkan penanya, lalu menjawab dengan sistematik, Dr. Zakir Naik menjawab pertanyaan tersebut dari mendasar kemudian dengan pengandaian-pengandaian yang dengan mudah ditangkap akal sehat, serta tak lupa ia sertai dengan dalil-dalil yang lebih meyakinkan para penanya.

(dikutip dari media online)

Ditulis dalam #kliksajaanas

Kisah Seorang Gadis Dengan Tas Berisi Roti Sisa

(foto hanya ilustrasi)

Kisah nyata, cerita ini berawal dari suatu sekolah yang diadakan pemeriksaan isi tas para siswanya. Pemeriksaan tersebut kecurigaan dari para guru karena sering terjadi kehilangan barang milik beberapa siswa.

Dengan seringnya kejadian tersebut maka para guru melakukan tindakan tegas dengan mengundang pihak keamanan untuk memeriksa tas di setiap kelas. Tim keamanan secara mendadak datang di sekolah tersebut untuk membantu memeriksa tas para siswanya karena tidak menutup kemungkinan para guru mencurigai beberapa siswa membawa barang-barang yang dilarang pihak sekolah.

Pemeriksaanpun mulai dilakukan, tim pemeriksa sudah didampingi guru dan dibagi masing-masing kelas. Disalah satu kelas ada seorang siswi yang merasa ketakukan tasnya diperiksa oleh tim keamanan, satu per satu tas siswa diperiksa hingga giliran tas milik salah satu siswi tersebut. Sang guru melakukan pengawasan dan pendampingan serta menyuruh satu persatu para siswa untuk membuka dan mengeluarkan isi dalam tas miliknya.

Siswi tersebut tiba giliran diperiksa tas milikya, namun yang dilakukan adalah memegangi tasnya dan menolak diperiksa. Padaha siswi tersebut merupakan anak yang pandai di kelasnya, semua nilainya hampir sempurna dan tidak pernah melakukan kesalahan sekalipun dalam kegiatan belajarnya. Dengan bujuk gurunya serta nasehat, tas milik siswi tersebut tidak mau diperiksa dan ditanya oleh gurunya.

“Kenapa kamu tidak mau menyerahkan tasmu ? dan tidak mau diperiksa, padahal kamu salah satu siswi yang pandai dan berprilaku baik” pinta guru.

Tim keamanan dan gurunya merasa kebingungan melihat prilaku siswi tersebut, memang menurut gurunya siswi tersebut kebanyakan menyendiri dan diam sewaktu disekolah. Hingga tim keamanan dan guru memaksa siswi untuk menyerahkan tas miliknya.

Dengan kuat siswi tersebut memegangi tas miliknya, “saya tidak mau diperiksa! Kalian pasti akan mengejekku! Kalian akan mencibirku karena aku tidak pernah melakukan kesalahan sedikitpun! Kali ini kalian akan mempermalukanku kalau melihat isi tas ini”, teriak siswi tersebut.

Hingga siswi tersebut mengajukan satu syarat, “aku mau diperiksa tapi hanya salah satu diantara guru dan tim yang boleh lihat apa isi tas ini” permintaan siswi tersebut.

Tak lama siswi dan tim keamanan membawa ke ruang kepala sekolah, disana hanya ada kepala sekolah dan salah satu tim keamanan. Saat dibawa ke ruang kepala sekolah siswi tersebut memegangi dan memeluknya tas miliknya dengan erat-erat hingga tak ada seorangpun yang dapat merebut darinya.

Setelah berjalan melewati beberapa kelas dan depan ruang guru, tibalah di ruang kepala sekolah. Diketuklah pintu ruangan kepala sekolah dan dibuka, kepala sekolah mempersilahkan masuk tim keamanan, guru dan siswi tersebut. Kemudian guru memberikan penjelasan kepada kepala sekolah bahwa siswi tersebut hanya mau diperiksa oleh salah satu guru dan tim keamanan, maka kepala sekolah menyanggupinya syarat itu dan diruangan hanya ada kepala sekolah, salah satu tim keamanan dan siswi.

Kemudian dibuka tas tersebut oleh kepala sekolah, sungguh terkejut dan kebinguangan ternyata isi tas hanya sisa-sisa roti yang sudah terpotong kecil. Lantas, ditanyakan kepada siswi tersebut kenapa ada makanan sisa didalam tasnya.

Siswi tersebut menjawabnya bahwa selama ini dirinya telah memunguti sisa roti milik temannya karena tidak habis dimakan untuk kebutuhan hidup keluarganya di rumah. Diceritakan bahwa dirinya sering menyendiri lantaran tak mau ketahuan karena setiap hari memungut roti sisa untuk dimakan dirinya, kedua orang tuanya dan adiknya yang masih kecil.

Kepala sekolah dan tim keamanan meneteskan air mata mendengar cerita siswi tersebut, inilah alasan dirinya tidak mau menunjukkan isi tas nya karena nantinya akan diolok-olok temannya dan membuat malu dirinya karena memang orang yang tidak mampu.

Diceritakan dirinya hidupnya cukup tragis karena tidak mampu membeli makanan, diakuinya dirinya dan keluarganya makan sehari sekali dan hanya mengandalkan potongan roti yang dibuang teman-temannya. Sekolahpun mengandalkan bea siswa yang didapat, orang tuanya tidak dapat mencari penghasilan dan hanya mampu menjaga adiknya.

Sungguh sedih kepala sekolah mengetahui salah satu siswanya yang berprestasi dan berprilaku baik ternyata untuk makan saja dengan memungut sisa-sisa roti dari teman-temannya yang dibuang ditempat sampah karena tidak habis dimakan.

Maka dengan mengetahui nasib tragis salah satu siswanya kepala sekolah berinisiatif membantu perekonomian siswi tersebut sampai lulus dan merahasiakan untuk diceritakan ke guru yang lain bahkan publik.

Kisah ini dilangsir dari salah satu media online dan tidak disebutkan nama maupun tempat bahkan kapan kejadiannya untuk kepentingan privacy perorangan dan instansi.

(dikutip dari media on line)

Ditulis dalam #kliksajaanas, kehidupan

Bercanda Menarik Kursi Yang Akan Di Duduki

Sekedar mengingatkan kepada semua orang yang suka bergarau dan kepada semua para bapak dan ibu guru,  mohon  di ingatkan kembali kepada anak-anak didiknya serta anak kita, agar tidak bercanda dengan cara menarik bangku ketika akan duduk. Kejadian nyata di salah satu sekolah, pada beberapa waktu lalu seorang pelajar ketika akan duduk kursinya di tarik oleh kawannya sehingga dia jatuh terduduk.

Kemudian anak tersebut langsung terdiam dan hanya mengeluarkan air mata, lalu pihak sekolah langsung membawa ke Rumah Sakit terdekat untuk diadakan pemeriksaan medis. Dari hasil pemeriksaan seorang pelajar tersebut menderita kelumpuhan dan tidak bisa berbicara menurut dokter dia terjatuh terkena tulang ekornya.

Marilah kita sama-sama mengingatkan kembali kepada putra putri kita agar tidak terjadi lagi peristiwa serupa yang keliatannya hanya sepele tetapi dapat merusak masa depan putra putri tercinta kita. Bantuannya agar di share tulisan ini, semoga bermanfaat.

(dikutip dari media sosial)

Ditulis dalam #kliksajaanas, informasi

Kenapa Orang yang Sudah Mati Lebih Memilih Untuk Bersedekah Seandainya Dia Dikembalikan Ke Dunia ?

‌‌Sebagaimana firman Allah, “Dan infakkanlah sebagaian dari apa yang telah Kami berikan kepadamu sebelum kematian datang kepada salah seorang diantara kamu; lalau dia berkata (menyesali), Wahai Tuhanku, sekiranya Engkau berkenan menunda (kematian)ku sedikit waktu lagi, maka aku dapat berdekah dan aku akan termasuk orang-orang yang saleh.” (Al Munafiqun:10)

‍‌‌‌‌‍‌‍‌Sedangkan dia tidak berkata “supaya aku dapat mengerjakan umrah” atau “supaya aku dapat solat” atau “supaya aku dapat berpuasa”?

‍‌‌‌‌‍‌‍‌Seorang ulama berkata, “Tidaklah seseorang yang telah mati itu menyebut untuk bersedekah melainkan karena kehebatan pahala yang telah dilihatnya selepas kematiannya”.

‍‌‌‌‌‍‌‍‌‌‌Maka hendaklah kamu perbanyak sedekah karena sesungguhnya seorang mu’min akan berada di bawah teduh pahala sedekahnya pada hari kiamat nanti. ‍‌‌‌‌‍‌‍‌Bersedekahlah untuk saudaramu yang telah meninggal dunia karena sesungguhnya mereka amat berharap untuk kembali ke dunia untnk bersedekah dan melakukan amalan soleh.

‍‌‌‌‌‍‌‍‌Oleh karena itu realisasikanlah harapan mereka. Dan latihlah anak-anak kita supaya membiasakan diri dengan bersedekah.

‍‌‌‌‌‍‌‍‌Bersedekahlah… Sesungguhnya Allah SWT memberi ganjaran kepada orang yang bersedekah. ‍‌‌‌‌‍‌‍‌Adakah anda pernah membaca tentang faedah bersedekah?

1‍‌‌‌‌‍‍‌. Amalan sedekah itu adalah salah satu pintu daripada pintu-pintu syurga.

‍‌‌‌‌‍‍‌2. ‌‌Sedekah adalah sebaik-baik amalan soleh dan sebaik-baik sedekah ialah memberi makan.

‍‌‌‌‌‍‍‌3. Pahala sedekah akan menaungi pemiliknya pada hari kiamat dan melepaskannya dari azab neraka.

4‍‌‌‌‌‍‍‍‌‌. ‌‌Sedekah dapat memadamkan kemurkaan Allah SWT dan panasnya kubur.

‍‌‌‌‌‍‍‍‌5. Sedekah adalah sebaik-baik hadiah buat si mati, yang paling bermanfaat untuknya di kubur dan yang ditambah oleh Allah SWT akan rezeki (karena bersedekah).

‍‌‌‌‌‍‍‍‍‍6. Sedekah adalah satu penyucian harta dan jiwa dapat menggandakan kebaikan.

‍‌‌‌‌‍‍‍‌7. Sedekah adalah puncak kegembiraan si pemberi dan puncak wajahnya bercahaya di hari kiamat.

‍‌‌‌‌‍‍‍8. Sedekah menjadi pengaman dari ketakutan pada hari huru hara besar dan hari yang tiada kesedihan karena hilangnya sesuatu darinya (hari kiamat).

‍‌‌‌‌‍‍‌‌‌9. Sedekah menjadi puncak keampunan terhadap dosa dan penghapusan dari kejahatan.

‍‌‌‌‌‌‌‍‌10. Sebagai pembawa berita gembira tentang akhir yang baik dan puncak do’a malaikat buatnya.

‍‌‌‌‌‍‍‌‌‌‌‌11. Orang yg bersedekah adalah orang yang terbaik di kalangan manusia.

‍‌‌‌‌‍‍‌12. Pahala sedekah juga adalah untuk semua yang berkongsi tentang sedekah itu (bukan hanya untuk si pemberi).

‍‌‌‌‌‍‍‌13. Pemberi sedekah dijanjikan kebaikan yang banyak dan pahala yang besar.

‍‌‌‌‌‍‍‌14. ‌‌Orang yang suka berinfaq adalah salah satu sifat orang yang bertaqwa.

‍‌‌‌‌‍‍‌15. Dan sedekah menjadi puncak lahirnya kasih sayang hamba Allah SWT kepada si pemberi.

‍‌‌‌‌‍‍‌16. Sedekah tanda dermawan dan salah satu tanda kemuliaan dan kemurahan hati.

‍‌‌‌‌‍‍‌17. Bersedekah memustajabkan do’a dan memecahkan segala kesulitan.

‍‌‌‌‌‍‍‌18. Bersedekah menolak bala dan menutup 70 kejahatan di dunia.

‍‌‌‌‌‍‍‌19. Sedekah memanjangkan umur, menambah rezeki, menjadi puncak rezeki dan kemenangan.

‍‌‌‌‌‍‍‌20. Sedekah menjadi obat, penawar dan penyembuh.

‍‌‌‌‌‍‍‌21. Sedekah menghalang kebakaran, tenggelam akibat banjir dan kecurian.

‍‌‌‌‌‍‍‌‍‍‌‌22. Pahala sedekah adalah tetap (tidak berbeda-beda) walaupun diberikan kepada hewan ternak atau burung-burung.

‍‌‌‌‌‍‌‍‌Dan sebaik-baik sedekah sekarang ini ialah menyebarkan tulisan ini dengan niat bersedekah. Karena setiap orang yang membaca dan menyebarkannya, Insya Allah akan mendapat ilmu pengetauan tentang manfaat bersedekah, Aamiin.

(dikutip dar media sosial)

Ditulis dalam #kliksajaanas
Twitter
%d blogger menyukai ini: