Menulis Sebuah Karangan Pelajaran Membosankan ?

Sewaktu masih duduk di bangku sekolah, tingkat SLTA ada pelarajan bahasa indonesia. Pelajaran tersebut ada bagian saat menulis sebuah cerita karangan, disini dituntut untuk menuangkan ide sebuah cerita bisa fiksi maupun non fiksi ataupun pengalaman pribadi. Sering dialami ketika akan menulis, bahkan membuat judul mengalami kesulitan. Nah, kita bahas tentang menuangkan sebuah cerita atau narasi ke dalam tulisan.

Awalnya kita harus menentukan judul untuk membatasi tulisan agar tidak melebar. Judul ? bagaimana menentukan judul ? Apa yang harus dibuat judul ? Hem…. Hal ini sering terjadi setiap penulis, sering ditemui pada pertama kali menulis, bahkan walau sudah sering menulis ide akan menuangkan tulisan terkadang bingung. Inilah jawabannya.

Pertama kita tidak perlu bertanya dalam menentukan judul, apa yang muncul pada pikiran kita itulah yang kita tentukan judul. Bisa berupa pertanyaan maupun terdiri dari kalimat. Akan memudahkan kita tulis apa yang ada di benak kita supaya tidak lupa nantinya dalam menulis. Sebagai contoh saat ini penulis mempunyai ide “susah menulis karena menulis pekerjaan membosankan” atau “mengarang merupakan pelajaran membosankan di waktu slta” mungkin “susah saat pertama kali menulis pada masa slta” namun yang terjadi penulis mengganti judul dengan judul bertanya.

Kedua setelah kita merubah beberapa kali judul di sebuah tulisan dicari kata yang menjadi menarik hingga pembaca akan merasa penasaran, namun hati-hati dalam membuat judul menggunakan kalimat pertanyaan. Perlu dipertimbangkan kembali dalam membuat judul menggunakan kalimat pertanyaan, bukan susah namun perlu ketelitian dan kecermatan untuk menyesuikan pantas atau kurang menggigit kalimat tersebut.

Ketiga kita mulai dengan dibaca dan dipahami berulang-ulang dalam menulis pada kalimat pembuka. Kalimat ini merupakan sebagai kalimat yang membuat pembaca menjadi tertarik dan jatuh cinta. Eeeiiittt….. Disini tak perlu khawatir terjebak dengan judul tentunya sudah ada batasan hingga kita dapat merangkai kata-kata dan dijadikan sebuah kalimat hingga menjadi satu paragraph. Nah, mudah kan ? ayo mulai dari saat ini juga kita belajar menulis, anggap saja kita tulis sebuah cerita hidup kita yang disebut “Diary” atau tulisan pribadi.

Yang keempat setelah membuat kalimat pembuka atau paragraph pertama dibaca kembali kalimatnya agar tidak melebar keluat dari konteks judul. Mudah kan ? menulis karangan sebetulnya tidak membosankan namum justru dengan menulis kita dapat mengingat dan mulai berfikir menggunakan otak untuk mengasah kemampuan dalam menuangkan ide, namun ide yang kita tuangkan dalam bentuk tulisan sebagai karya kita sendiri.

Menyenangkan kah ? Mulailah dengan hal yang kecil dan yang dianggap ringan terlebih dahulu, untuk mendapatkan sesuatu yang besar. Semoga tulisan ini bisa menjadi inspirasi kepada calon-calon penulis di masa mendatang, jangan berhenti belajar dan teruslah membaca agar dapat menemukan bentuk serta keunikan setiap tulisan. Karena penting ketika akan menentukan ide dengan informasi melalui membaca dalam berkreasi dengan gaya tulisan diri sendiri. Diperlukan dalam menjadi acuan untuk menuangkan seluruh ide adalah reverensi dari sumber.

Selamat menulis, Semoga sukses….

Iklan
Ditulis dalam #kliksajaanas, lainnya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Twitter
%d blogger menyukai ini: